Ramadan dan Al-Qur’an

Persiapan Ramadan: Bangun Rutinitas Membaca Al-Qur’an Sekarang

Dari nol ke satu juz sehari dalam semalam itu berat. Rencana bulan demi bulan agar rutinitas Al-Qur’an Anda siap sebelum Ramadan, dengan target yang realistis.

Di halaman ini · 6 bagian
  1. Berapa banyak waktu yang Anda miliki
  2. Naik bertahap, bulan demi bulan
  3. Manfaatkan bulan Syakban
  4. Tetapkan target Ramadan Anda sekarang
  5. Siapkan hal-hal praktisnya
  6. Ringkasnya

Setiap tahun, banyak dari kita berencana membaca satu juz sehari di bulan Ramadan, dan setiap tahun pula minggu pertama menunjukkan betapa besar lompatan itu. Beralih dari sedikit atau tanpa bacaan harian ke empat puluh menit sehari, sambil berpuasa dan tetap mengurus pekerjaan, keluarga, serta tidur yang larut malam, itu berat.

Jawabannya bukan menurunkan target Ramadan, melainkan memulai dengan lebih baik. Jika kebiasaan membaca sudah terbentuk saat bulan itu tiba, Ramadan menjadi waktu untuk memperdalamnya, bukan waktu untuk memulai dari nol.

Berapa banyak waktu yang Anda miliki

Ramadan 1448 diperkirakan dimulai sekitar 8 Februari 2027, tergantung rukyat hilal di tempat Anda. Dari akhir Oktober, berarti ada sekitar lima belas minggu: cukup waktu untuk membangun kebiasaan harian dengan perlahan dan tetap tiba dalam keadaan siap.

Kebiasaan butuh waktu untuk mengakar. Dalam sebuah penelitian tentang orang-orang yang membentuk kebiasaan harian baru, dibutuhkan waktu median sekitar 66 hari agar sebuah perilaku sederhana terasa otomatis. Memulai sekarang memberi bacaan Anda waktu tersebut sebelum Ramadan menuntut lebih banyak.

Naik bertahap, bulan demi bulan

Periode (tanggal hanya perkiraan) Bacaan harian Perkiraan waktu
Sekarang sampai awal Desember 1–2 halaman 2–4 menit
Rajab, mulai sekitar 10 Desember 3–5 halaman 6–10 menit
Paruh pertama Syakban, mulai sekitar 9 Januari 5–10 halaman 10–20 menit
Paruh kedua Syakban, mulai sekitar 23 Januari 10–15 halaman 20–30 menit
Ramadan, mulai sekitar 8 Februari sekitar 20 halaman sekitar 40 menit

Pindah ke baris berikutnya hanya jika baris sekarang sudah terasa mudah. Jika bulan Rajab Anda sibuk, bertahanlah di tiga halaman; tiba di bulan Ramadan dengan kebiasaan lima halaman sehari yang stabil jauh lebih baik daripada kebiasaan lima belas halaman yang sudah terhenti.

Manfaatkan bulan Syakban

Bulan sebelum Ramadan adalah bulan yang dijadikan Nabi ﷺ sendiri sebagai masa persiapan. Aisyah meriwayatkan:

Hadis

Aku tidak pernah melihat Nabi ﷺ berpuasa sebulan penuh kecuali di bulan Ramadan, dan aku tidak pernah melihat beliau berpuasa lebih banyak dalam bulan mana pun daripada di bulan Syakban.

Diriwayatkan oleh Aisyah. Shahih al-Bukhari 1969 · Derajat: Shahih

Syakban dimulai sekitar 9 Januari 2027. Baik Anda berpuasa di bulan itu atau tidak, Syakban adalah waktu yang tepat untuk mendekatkan bacaan Anda ke kecepatan Ramadan, sehingga hari-hari pertama Ramadan terasa akrab, bukan membebani.

Tetapkan target Ramadan Anda sekarang

Tentukan sebelum bulan itu tiba apa yang ingin Anda capai, dan cocokkan dengan waktu yang benar-benar Anda miliki setiap hari. Beberapa pilihan yang realistis:

  • Khatam penuh — sekitar 21 halaman sehari selama 29 hari, kira-kira 40 menit, paling baik dibagi ke waktu-waktu salat.
  • Setengah Al-Qur’an — sekitar 10 sampai 11 halaman sehari, kira-kira 20 menit.
  • Porsi harian yang tetap — lima halaman sehari beserta terjemahannya, sekitar sepuluh menit, ditambah mendengarkan bacaan dalam salat Tarawih.

Tidak ada pilihan yang salah di sini, yang ada hanya pilihan yang tidak realistis. Target yang Anda jaga selama tiga puluh hari penuh akan lebih bermanfaat bagi Anda daripada target yang Anda tinggalkan di minggu kedua.

Sedang di tengah jalan menuju khatam?

Jika saat ini Anda sedang membaca Al-Qur’an dari awal sampai akhir, Anda bisa merencanakan untuk mengkhatamkannya sebelum Ramadan dimulai lalu memulai khatam baru pada malam pertama, atau melanjutkannya dan khatam selama Ramadan. Perencana bacaan menghitung halaman per hari untuk kedua pilihan itu, dari halaman tempat Anda berada.

Siapkan hal-hal praktisnya

Hal-hal kecil menentukan apakah sebuah rencana bertahan di bulan yang sibuk:

  • Mushaf atau aplikasi Anda. Pilih mushaf yang akan Anda baca dan simpan di satu tempat. Jika Anda membaca di ponsel, siapkan aplikasinya sekarang agar langsung terbuka di halaman Anda.
  • Tempat membaca Anda. Tempat yang sama setiap hari: sajadah, sudut ruang keluarga, masjid sebelum Isya.
  • Jadwal Anda. Ramadan menggeser waktu makan dan tidur. Buat gambaran kasar kapan bacaan Anda bisa masuk: setelah sahur dan Subuh, saat istirahat kerja, antara berbuka puasa dan Isya, setelah Tarawih.
  • Ponsel Anda. Putuskan sekarang aplikasi mana yang harus menunggu sampai bacaan Anda selesai.
  • Keluarga atau teman Anda. Sepakati target bersama, atau cukup saling bertanya kabar setiap hari.

Ringkasnya

Mulailah dari yang kecil sekarang, tambahkan sedikit setiap bulan, dan masuki Ramadan dengan kebiasaan yang sudah berjalan. Tetapkan target yang sesuai dengan hari-hari Anda yang sebenarnya, siapkan hal-hal praktisnya, dan jadikan Syakban jembatan menuju sebulan penuh bacaan yang bisa Anda jaga.

Langkah Anda berikutnya

Buat rencana Jadikan panduan ini rencana Anda sendiri Perencana bacaan gratis memberi Anda halaman untuk setiap hari, dari halaman mana pun sampai tanggal kapan pun, dan bisa dicetak sebagai lembar pantauan. Buka perencana bacaan
Segera hadir di App Store

Rencanakan bacaan Ramadan Anda

Buat rencana khatam di MyQuranHabit yang selesai sebelum Ramadan atau dimulai saat Ramadan tiba, dan biarkan aplikasi mencatat setiap halaman.

Beri tahu saya

Segera hadir di App Store

Sumber

  1. Shahih al-Bukhari 1969, tentang puasa Nabi ﷺ di bulan Syakban (Sunnah.com)
  2. Lally, P. dkk. (2010). How are habits formed: Modelling habit formation in the real world. European Journal of Social Psychology, 40(6).

Ditulis oleh Tim MyQuranHabit

Tim kecil di balik MyQuranHabit, aplikasi iPhone untuk membangun kebiasaan mengaji yang bertahan. Kami menulis panduan praktis, mencantumkan sumber, dan memperbaiki kesalahan saat pembaca menunjukkannya.

Assalamu’alaikum

Mulai dari satu halaman hari ini.

Bangun kebiasaan mengaji.

Segera hadir di App Store